Selain memahami seluk-beluk kampus dan jurusan yang dituju, memahami apa saja yang masuk ke dalam biaya kuliah juga penting untuk mengalokasikan dananya. Pasalnya, rincian biaya kuliah berbeda dari jenjang pendidikan sebelumnya.
Salah satu biaya kuliah yang perlu menjadi perhatian adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester. Memahami berapa biaya daftar kuliah dan rinciannya akan membantumu menyiapkan atau bahkan mengelola keuangan dengan lebih baik.
Lantas, apa saja biaya kuliah yang perlu diperhatikan? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di ulasan berikut ini!
Rincian Biaya Kuliah
Perlu diketahui bahwa biaya kuliah berbeda-beda untuk setiap universitas bahkan jurusan. Namun secara umum, daftar biaya yang diperlukan biasanya untuk beberapa hal berikut:
1. Uang Pangkal
Uang pangkal adalah biaya awal masuk kuliah yang mencakup pembayaran untuk berbagai infrastruktur universitas, seperti laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas lainnya. Besarnya uang pangkal bisa bervariasi tergantung pada universitas dan program studi yang dipilih.
Bahkan nominal uang pangkal pada sejumlah program studi bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta rupiah.
Namun, para orang tua tidak perlu khawatir karena sejumlah universitas juga menerapkan sistem cicilan untuk meringankan proses pembayaran. Selain itu, jalur masuk ke universitas juga menentukan ada tidaknya uang pangkal. Mahasiswa yang masuk melalui jalur seleksi nasional akan dibebaskan dari uang pangkal.
2. UKT (Uang Kuliah Tunggal)
Biaya kuliah selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah UKT di mana pembayarannya dilakukan secara rutin setiap semester. Nominal UKT akan berbeda-beda untuk setiap mahasiswa karena disesuaikan dengan kondisi finansial orang tua.
Karena itu pula, mahasiswa baru biasanya diminta untuk melampirkan slip gaji orang tua saat proses daftar ulang. Secara umum, berikut adalah pembagian golongan UKT di sejumlah universitas negeri:
- Golongan 1: ± Rp500 ribu.
- Golongan 2: ± Rp1 juta.
- Golongan 3: ± Rp2,5 juta.
- Golongan 4: ± Rp4 juta.
- Golongan 5: ± Rp5 juta.
- Golongan 6: ± Rp6 juta.
3. Biaya KKN
Biaya KKN (Kuliah Kerja Nyata) adalah biaya yang diperlukan untuk menyelenggarakan program kuliah kerja nyata yang biasanya diwajibkan oleh beberapa program studi atau universitas.
Biaya ini meliputi transportasi, akomodasi, dan pengeluaran lainnya yang diperlukan selama kegiatan KKN. Biasanya, KKN dilaksanakan pada semester 5 atau 6 dan menjadi salah satu syarat lulus.
Baca juga: Ketahui 7 Tips Mengatur Keuangan Mahasiswa yang Baik Di Sini!
4. Biaya Wisuda
Menjelang kelulusan, wisuda adalah salah satu prosesi yang diselenggarakan pihak kampus untuk pelepasan mahasiswa secara resmi. Biasanya, terdapat biaya wisuda yang perlu dibayarkan mahasiswa untuk pengadaan toga, sertifikat, penggunaan fasilitas wisuda, dan administrasi lainnya.
Rincian Biaya Kuliah Tambahan
Selain beberapa biaya kuliah di atas, calon mahasiswa juga perlu mempertimbangkan kebutuhan lainnya. Beberapa contohnya seperti biaya praktikum dan penelitian yang perlu diperhatikan karena menjadi salah satu faktor penentu dalam proses perkuliahan.
Berikut penjelasan lengkap untuk biaya kuliah tambahan yang perlu disiapkan:
1. Biaya Praktikum
Bagi sejumlah program studi, seperti yang berkaitan dengan bidang kesehatan dan IPA, biaya praktikum adalah salah satu yang perlu dialokasikan dananya. Pasalnya, nominal untuk praktikum biasanya cukup besar, seperti untuk pemenuhan perlengkapan, administrasi, dan pemakaian laboratorium.
2. Biaya Penelitian dan Pengabdian
Perkuliahan identik dengan kegiatan penelitian dan pengabdian yang juga membutuhkan alokasi dana tersendiri. Pasalnya, tidak semua penelitian mendapat bantuan dana dari kampus atau terkadang mahasiswa perlu menggunakan uang pribadi dahulu sambil menunggu bantuan dana.
Namun, tidak perlu khawatir karena tidak semua penelitian atau kegiatan pengabdian membutuhkan biaya besar. Persiapan dana ini bertujuan untuk mengantisipasi masalah finansial lainnya.
3. Biaya SKS
Selain pembayaran UKT, biaya SKS (Satuan Kredit Semester) perlu menjadi perhatian bagi mahasiswa universitas swasta. SKS mengacu pada beban studi untuk setiap mata kuliah yang ditempuh dalam satu semester.
Misalnya, kamu menempuh 24 SKS pada satu semester dengan biaya per SKS adalah Rp400 ribu. Maka, total biaya SKS yang perlu dibayarkan di semester tersebut adalah Rp9,6 juta.
4. Biaya Buku dan Perlengkapan Kuliah
Biaya kuliah tidak hanya mencakup kebutuhan administrasi tapi juga yang mendukung proses pembelajaran. Salah satu contohnya adalah biaya buku dan perlengkapan kuliah. Biasanya, mahasiswa akan diminta membeli sejumlah buku.
Tidak hanya itu, beberapa kebutuhan untuk mendukung aktivitas kuliah adalah fotokopi buku materi, alat tulis, dan lain sebagainya.
5. Biaya Hidup
Bagi mahasiswa perantau, biaya kuliah lain yang perlu disiapkan adalah untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini mencakup biaya tempat tinggal atau indekos, makan, transportasi, dan lainnya.
Pastikan untuk mengatur keuangan dengan baik, seperti membuat pos-pos keuangan sehingga alokasi dana lebih terpantau dan rapi.
Demikian pembahasan tentang biaya kuliah secara umum dan beberapa tambahan lainnya sesuai kebutuhan masing-masing individu selama masa kuliah. Menyiapkan biaya kuliah membutuhkan pertimbangan matang dan kesungguhan untuk mengalokasikan dananya.
Bagi orang tua, penting untuk mulai menyiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin untuk membantu pemenuhan biaya selama kuliah. Persiapan tersebut bisa dilakukan dengan menabung secara rutin atau investasi di instrumen, seperti deposito.
Namun sebelum melakukan hal tersebut, alangkah lebih baik untuk mengecek kondisi kesehatan finansialmu melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNyala. Dari hasil pengecekan tersebut, kamu bisa melakukan konsultasi secara 1-on-1 bersama Nyala Trainer.
Melalui konsultasi tersebut, kamu bisa memperoleh saran dan rekomendasi sesuai kondisi keuangan saat ini. Dengan begitu, kamu bisa menyiapkan dana pendidikan dengan aman dan efektif. Yuk, jadwalkan konsultasimu sekarang juga!
Baca juga: 11 Jenis Kerja Part Time untuk Mahasiswa, Biar Makin Cuan!