20 September 2022

10.INVESTASI

Rebound Saham: Pengertian, Penyebab, Cara Mengenali, Tipsnya

Dalam dunia investasi, rebound saham adalah salah satu istilah teknikal yang perlu kamu pahami dengan baik.

Bagi para investor ataupun trader saham yang sudah lama berkecimpung di bidang ini, tentu sudah tak asing lagi dengan apa itu rebound saham, bukan?

Seperti sebutannya, arti rebound saham adalah kondisi di mana pasar saham sedang melambung. 

Meski terdengar bagus, namun terkadang hal ini juga bisa merugikan, lho.

Agar tidak bingung, yuk simak selengkapnya mengenai apa itu rebound saham, penyebab, cara mengenali, hingga tips-tipsnya untuk menghindari kerugian. Check it out!

Apa itu Rebound Saham?

Apa itu rebound saham? Rebound saham adalah keadaan di mana harga saham naik dalam jangka waktu singkat setelah sebelumnya mengalami penurunan (bearish).

Kondisi rebound adalah momen yang sangat berkaitan dengan bearish

Pasalnya, tidak mungkin rebound saham dapat terjadi tanpa adanya tren turun.

Bisa dikatakan, rebound saham adalah keadaan saat harga tersebut melambung atau memantul dari kondisi sebelumnya.

Terjadinya bearish dapat dilihat melalui menurunnya seluruh indeks harga saham. 

Jika kondisi tersebut terus berlanjut, investor akan mempertimbangkan penjualan saham agar tidak rugi.

Penyebab Terjadinya Rebound dalam Saham

Ketika para investor menjual sahamnya secara bersamaan, di sinilah kondisi penurunan atau bearish terjadi. 

Pada umumnya, pelaku pasar atau trader akan tertarik untuk membeli kembali saham yang harganya murah saat terjadi bearish. Alhasil, harga saham akan bergerak naik. 

Kondisi kenaikan tersebutlah yang akhirnya menyebabkan terjadinya rebound saham. 

Namun, rebound saham adalah hal yang terjadi dalam waktu singkat, seperti 2 - 3 hari saja.  

Sehingga, tidak dapat dikatakan saham mengalami uptrend atau harganya naik terus.

Baca juga: Cara Beli Saham untuk Pemula Terbaru, Kamu Wajib Tahu!

Ciri-Ciri Rebound Saham

Rebound saham adalah kondisi yang dapat dikenali tandanya melalui beberapa ciri. Adapun ciri-ciri rebound saham adalah sebagai berikut:

1. Kondisi Market Normal

Pasar atau market dikatakan normal ketika tidak banyak sentimen dari kondisi IHSG yang memengaruhinya dan saham-saham sudah cenderung naik selama dua hari. 

Hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa IHSG akan mulai melambung atau mengalami rebound.

2. Sentimen Positif Setelah IHSG Menurun Tajam

Sentimen positif umumnya akan beredar di pasar setelah IHSG mengalami penurunan. 

Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan para investor atau trader untuk membeli kembali saham yang sudah murah maupun diskon.

Sentimen-sentimen positif bisa terjadi, misalnya karena kucuran dana pemulihan ekonomi (PEN), tax amnesty, dan lainnya.

3. Indeks Saham AS Menguat Signifikan

Selanjutnya, rebound juga dapat dilihat dari indeks-indeks saham utama di Amerika Serikat, seperti Dow Jones, Nasdaq, dan SP 500 yang ditutup menguat secara signifikan.

Hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa IHSG akan mengalami rebound pada keesokan harinya.

Cara Mengenali Rebound Saham

Ketika sudah terjadi bearish, untuk dapat mengenali rebound saham adalah melalui analisis fundamental dan teknikal. 

Adapun cara mengenali rebound saham adalah sebagai berikut:

1. Analisis Fundamental

Cara pertama untuk mengenali rebound saham adalah dengan menggunakan analisis fundamental. 

Analisis fundamental ini dilakukan dengan cara penilaian terhadap kinerja emiten. 

Apabila kinerja emiten baik, maka harga sahamnya pun akan ikut naik. 

Kamu dapat mengetahuinya dengan melakukan perbandingan antara laba perusahaan saat ini dengan labanya pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya. 

Dari hasil perbandingan tersebut, hitung berapa persen kenaikan yang terjadi. 

Di samping itu, kamu juga harus dapat menilai bahwa keuntungan pendapatan perusahaan bukan diperoleh dari menjual aset atau faktor atas selisih kurs mata uang asing.

Baca juga: |9 Aplikasi Saham untuk Pemula yang Aman dan Terdaftar OJK!

2. Analisis Teknikal

Cara lainnya untuk mengenali rebound saham adalah dengan menggunakan analisis teknikal. 

Cara ini paling sering digunakan, tetapi tidak semua orang bisa memanfaatkannya.

Bahkan, seringkali dibutuhkan pengalaman dan pengetahuan lebih untuk menggunakan analisis ini.

Adapun beberapa indikator yang bisa digunakan dalam analisis teknikal, yaitu Support and Resistance, Moving Average, Candlestick, Overbought and Oversold, dan Volume Trading.

Tips Trading dengan Rebound Saham

Rebound saham adalah momen yang sangat singkat. Oleh karena itu, kamu  sangat berpotensi untuk kehilangan momennya. 

Untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah tips trading dengan rebound saham yang kamu pertimbangkan:

1. Menyiapkan Dana Cadangan

Rebound saham adalah hal yang sulit diduga. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan dana cadangan.

Tujuan menyiapkan dana agar bisa menghadapi bearish di mana banyak saham berkualitas yang bisa dibeli karena turun atau diskon harganya. 

2. Jangan Terbawa Arus Kepanikan

Melihat banyaknya saham yang dijual dengan harga murah bisa membuat investor melakukan panic buying tanpa melihat fundamentalnya.

Ada baiknya jangan terbawa arus tersebut dan menunggu sampai kepanikan berlalu. 

Jika berminat membeli saham, pastikan memilih yang berpotensi rebound agar kamu untung.

Baca juga: 11 Strategi Belajar Investasi Saham untuk Pemula yang Mudah

3. Menyimpan Saham Sampai Rebound Selesai

Saat sedang rebound, sebaiknya tetap berpikir logis. Jangan ikut-ikutan menjual saham untuk mengurangi dampak kerugian.

Terutama untuk saham yang termasuk dalam big caps karena akan mudah rebound ketika pasar mendapat sentimen positif.

Demikian ulasan mengenai arti rebound saham, ciri-ciri, hingga tipsnya yang perlu kamu ketahui.

Dari penjelasan tersebut, bisa disimpulkan bahwa meskipun rebound saham adalah kondisi di mana nilai aset melambung, namun bukan berarti saham akan terus meningkat atau mengalami uptrend.

Sebab, kondisi ini biasanya hanya terjadi dalam waktu yang cukup cepat. Sehingga, kamu tetap harus memperhatikan tips-tips trading di atas ya. Semoga bermanfaat!

Baca juga: 12+ Cara Investasi Saham untuk Pemula, Ini Langkah Mudahnya!

0 comments

MENYALA
PROMO

Nikmati berbagai promo menarik yang bikin kantongmu selalu financially fit!