Closing price atau harga penutupan adalah salah satu hal yang mungkin sudah tidak asing jika kamu sudah lama berkecimpung di dunia investasi, khususnya saham.
Nah, jika kamu baru saja terjun ke investasi saham, harga penutupan adalah hal yang wajib dipahami.
Sebab, harga penutupan adalah indikator yang sangat berguna bagi investor untuk melihat perubahan suatu saham dalam jangka waktu tertentu.
Agar kamu lebih siap terjun ke investasi saham, yuk pahami harga penutupan dengan membaca uraian di bawah ini!
Pengertian Harga Penutupan
Pengertian harga penutupan adalah istilah dalam dunia investasi sebagai nilai terakhir yang muncul pada transaksi saham perusahaan, sebelum bursa ditutup.
Saat sedang dilakukan transaksi saham pada suatu bursa, akan muncul istilah closing price pada sesi akhir jual beli.
Biasanya, hal ini digunakan sebagai dasar penghitungan indeks saham suatu perusahaan, sebelum jual beli dilanjutkan pada hari berikutnya.
Perlu diketahui, setelah penutupan bursa saham, biasanya akan ada pengumuman mengenai pendapatan, pembagian saham, serta dividen.
Hal tersebut dilakukan untuk memberikan waktu bagi para trader atau investor, agar memahami berita tersebut dengan baik sebelum mengambil keputusan apapun nantinya.
Dalam bidang properti, pengertian harga penutupan adalah nilai sebuah real estate yang sudah siap dijual. Sedangkan jika properti belum selesai dibangun, dinamakan sebagai harga pembukaan.
Oleh karena itu, saat pembangunan properti telah selesai dan siap dijual, maka nilai penetapan oleh developer itulah yang dinamakan harga penutupan.
Baca juga: Pemegang Saham: Pengertian, Jenis, Hak, serta Kewajiban
Fungsi Harga Penutupan Saham
Umumnya, harga penutupan adalah laporan keuangan dalam perusahaan yang berfungsi sebagai perbandingan nilai-nilai saham pada hari sebelumnya, bisa sampai sebulan, atau bahkan setahun.
Perkiraan harga saham ini penting diketahui bagi para investor dalam kegiatan jual beli saham.
Dengan adanya prediksi harga saham, hal ini dapat membantu para investor memberikan saran kepada pelaku market sebelum membeli atau menjualnya di pasar modal.
Dengan demikian, saran yang diberikan investor diharapkan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal kepada pelaku pasar.
Cara Mengetahui Harga Penutupan Saham
Setelah memahami definisi dan fungsinya, mungkin kamu memiliki pertanyaan, bagaimana cara cara mengetahui harga penutupan saham?
Well, cara melihat harga penutupan bisa dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain yaitu:
1. Melihat Ringkasan Performa Perusahaan yang Tercatat di BEI
Pertama, cara melihat harga penutupan saham adalah dengan melalui ringkasan performa perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Laporan keuangan dan tahunan perusahaan bisa kamu unduh pada website resmi BEI di bagian data pasar.
2. Melihat Laporan Tahunan Perusahaan
Sama seperti sebelumnya, cara melihat harga penutupan saham dapat diketahui melalui website resmi BEI.
Pada bagian data annual report perusahaan, closing price biasanya akan dijabarkan pada bagian ikhtisar kerja, informasi saham, atau kinerja saham perusahaan.
Dengan demikian, kamu bisa melihat nilai harga penutupan suatu perusahaan dari bagian data ikhtisar saham.
Baca juga: 5 Jenis Investasi Aman dan Menguntungkan Beserta Tipsnya
3. Melihat Laporan Statistik BEI
Terakhir, cara melihat harga penutupan adalah dengan melihat laporan statistik BEI, yang bisa kamu unduh juga melalui website resminya.
Caranya, baca pada bagian ringkasan saham, cari perusahaan yang ingin dituju, kemudian nilai closing price akan terlihat.
Closing price atau harga penutupan adalah nilai yang memang sangat berpengaruh dalam mengukur indeks saham suatu perusahaan.
Namun perlu diperhatikan, ada baiknya para investor tidak menggunakan harga penutupan sebagai patokan utama dalam melihat nilai saham pembukaan di hari selanjutnya.
Yup, karena bisa saja perusahaan mengumumkan pemecahan saham atau stock split melalui harga penutupan yang ditampilkan.
Misalnya, sebuah perusahaan memecah satu saham menjadi dua, maka harga penutupan terakhir yang diperlihatkan akan dikurangi setengahnya.
Sehingga, hal tersebut menghindari risiko perusahaan yang sedang mengalami masalah, kemudian tetap berupaya untuk membuat harga sahamnya terlihat normal.
Dari uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa harga penutupan adalah hal penting untuk dipahami agar kamu mengetahui perubahan nilai saham dalam jangka waktu tertentu.
Meskipun harga penutupan saham bisa dijadikan indikator untuk mengetahui perubahan, pastikan bahwa kamu memiliki informasi tambahan dalam mengambil keputusan investasi,
Jika tertarik untuk mempelajari dunia investasi lebih lanjut, kamu bisa membaca artikel-artikel dari blog Ruang meNYALA. Yuk kunjungi halamannya sekarang!
Baca juga: Cut Loss Saham: Pengertian, Contoh, dan Cara Menentukannya