14 Oktober 2021

10.INVESTASI

Apa itu Investor? Cek Pengertian, Jenis Cara Mencari di Indonesia

Arti investor adalah sebutan bagi mereka yang menanamkan modal pada sebuah bisnis dan berharap nominal yang diberikan dapat berkembang. Umumnya, di setiap industri tentu ada yang mengisi posisi ini, baik itu perseorangan maupun secara kelompok.


Meskipun terlihat sama, ada beberapa jenis investor yang nantinya bisa disesuaikan dengan jenis sebuah bisnis. Mau tau apa saja? Simak penjelasan mengenai apa itu investor hingga cara mencari investor pada artikel Ruang meNyala berikut ini!

Apa itu Investor?

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti sering mendengar kata investor. Tapi sudahkah kamu tahu apa itu investor? Secara ringkas dan mudahnya, pengertian investor adalah individu, sekelompok orang, lembaga, atau bahkan perusahaan yang melakukan sebuah investasi.


Ya, arti investor adalah seseorang atau perseroan yang menanamkan sejumlah modal dan mengharapkan sebuah keuntungan atau imbal hasil dari investasi yang sudah dilakukan. Tidak hanya itu saja, pengertian investor ini juga bisa diartikan dari jangka waktu penyimpanan investasinya.


Seorang investor adalah mereka yang berorientasi pada pendanaan berperiode panjang, sedangkan jika berfokus pada investasi jangka pendek, disebut sebagai trader. Jadi, sudah bisa dilihat kan mana trader dan seperti apa itu investor?


Beberapa waktu terakhir ini, sudah banyak kalangan remaja yang mulai melek keuangan dan investasi. Oleh karena itu, tak mengherankan jika pasar modal Indonesia pun mulai diisi oleh para investor muda. Bahkan berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, jumlah investor di Indonesia pada tahun 2021 naik 2 kali lipat jika dibandingkan tahun 2020.


Dari data tersebut, disebutkan bahwa jumlah investor di Indonesia per tanggal 31 Agustus 2021 meningkat hingga 2.219.712. Jadi bila diakumulasikan secara menyeluruh, jumlah investor di Indonesia saat ini adalah sebesar 6.100.525. Wah, banyak sekali bukan ?

Jenis-jenis Investor

Ternyata, arti investor adalah istilah yang masih dapat dibagi lagi sesuai macamnya. Jadi bukan satu, beberapa jenis investor adalah sebagai berikut

1. Investor ritel

Pengertian investor ritel adalah mereka yang melakukan pendanaan dengan akun milik pribadi. Untuk bisa berinvestasi, investor ritel ini harus melakukan penjualan dan pembelian dengan perantara broker-dealer.


Dalam praktiknya, investor ritel pun dibagi lagi dalam beberapa jenis berdasarkan pemilihan metode investasinya. Berikut beberapa jenisnya

  • Investor pertumbuhan, berfokus pada perkembangan nilai suatu perusahaan dalam jangka waktu panjang.

  • Investor pendapatan, mereka yang memilih saham berdasarkan perusahaan yang paling sering membagikan dividen. Arti investor saham pendapatan juga merujuk pada mereka yang memfokuskan untuk memperoleh pendapatan secara terus-menerus dari saham tersebut.

  • Investor nilai, mereka yang memilih saham dengan nilai intrinsik yang tinggi jika dibandingkan dengan nilai kapitalisasinya.

2. Investor moderat

Selain itu, arti investor juga bisa dibagi berdasarkan risk appetite atau profil risikonya. Salah satunya adalah investor moderat. Artinya, investor ini sudah tahu dengan produk investasi, tetapi masih belum berani untuk melakukan pendanaan dalam jumlah yang besar. Selain itu, pengetahuannya juga belum begitu banyak soal berinvestasi. Biasanya, investor moderat menanamkan modalnya pada sektor yang memiliki return sekitar 5% hingga 10% per tahunnya.

3. Investor agresif

Umumnya, pengertian investor agresif merujuk pada mereka yang sudah memiliki risk appetite serta pemahaman produk cukup tinggi dan banyak. Selain itu, dilihat juga dari usianya, para investor agresif rata-rata masih muda dan memiliki tujuan keuangan dalam jangka panjang. Biasanya, mereka mencari investasi yang bisa menghasilkan return sekitar 10% hingga 15% per tahunnya.

4. Investor konservatif

Dengan tingkat risk appetite rendah, sesuai namanya, arti konservatif dalam investor adalah mereka yang belum begitu memahami produk tanam modal selain bentuk investasi konvensional. Biasanya, investor jenis ini mengharapkan pendanaan yang dilakukannya bisa menghasilkan return 3 hingga 5% per tahun.

5. Investor institusi

Investor institusi adalah pemilik modal yang mengatasnamakan sebuah perusahaan saat menginvestasikan uangnya ke suatu instrumen pendanaan. Biasanya, uang yang dikumpulkan ini berasal dari  perorangan yang memiliki modal untuk berinvestasi. Contoh dari investasi institusi ini adalah para manajer pendanaan, perusahaan pengelola dana pensiun, dan perusahaan lain yang bergerak di bidang penanaman modal.

Cara Mencari Investor

Selain menjadi investor di pasar modal, kamu juga bisa loh melakukan pendanaan di sektor bisnis. Investor bisnis ini adalah mereka yang menanamkan modalnya pada sebuah usaha seseorang. Apalagi di zaman sekarang semakin banyak anak muda memiliki usaha, maka investor adalah salah satu hal yang paling banyak dicari.


Nah buat kamu yang memiliki usaha, ternyata ada cara khusus untuk menarik investor melakukan pendanaan bisnismu. Penasaran? Beberapa cara mencari investor adalah sebagai berikut!

1. Mulai punya laporan keuangan

Untuk melirik bisnismu, cara mencari investor adalah dengan memiliki laporan keuangan. Dari catatan finansial tersebut, investor akan mudah mengetahui resiko dari usaha yang kamu jalankan dan juga bagaimana pendapatan keuntungannya. Alhasil, investor pun tahu pendanaan apa yang akan mereka lakukan.

2. Membuat presentasi menarik

Selain laporan keuangan, kamu juga harus membuat presentasi menarik mengenai bisnis yang kamu jalani. Jelaskan alasan mengapa investor harus menanamkan modalnya dalam usahamu serta keunikan apa yang bisa menjadi kekuatan bisnismu. Buatlah seunik dan sepersonal mungkin, dengan begitu investor akan merasa tertarik untuk mulai melakukan pendanaan.

3. Jelaskan kerugian yang bisa dihadapi

Selain dari laporan keuangan, ternyata investor juga ingin mengetahui cerita risiko yang mungkin muncul di luar laporan keuangan. Ceritakan juga bagaimana caramu mengatasi risiko tersebut, maka investor akan semakin yakin untuk berinvestasi ke bisnis yang kamu miliki.


Itulah penjelasan mengenai apa itu investor hingga cara mencarinya. Sebagai seorang pengusaha, tentu kamu akan membutuhkan keberadaan investor ini untuk bisa melanjutkan operasional bisnis yang kamu miliki. 


Setelah mendapatkan investor, cobalah untuk mengikuti tips-tips lain mengenai bisnis yang bisa kamu dapatkan dari Ruang meNyala. Cek artikel tips pemasaran produk online berikut yuk!

0 comments

COACHTAINMENT

Konten-konten financial fitness yang bikin kamu termotivasi buat raih financially fit.

MENYALA
PROMO

Nikmati berbagai promo menarik yang bikin kantongmu selalu financially fit!