19 September 2022

10.INVESTASI

11 Strategi Belajar Investasi Saham untuk Pemula yang Mudah

Akhir-akhir ini, saham menjadi salah satu jenis investasi yang cukup menarik perhatian banyak orang, hingga mendatangkan para investor baru.

Nah, jika kamu salah satunya, maka kamu wajib memahami dengan baik strategi investasi saham untuk pemula.

Ya, investasi tidaklah bisa sembarangan, apalagi mengingat saham adalah instrumen dengan risiko cukup tinggi dibanding lainnya. 

Untuk itu, ada baiknya kamu simak terlebih dahulu sejumlah cara dan strategi investasi saham untuk pemula berikut ini sebelum memulainya.

Strategi Investasi Saham untuk Pemula

Salah satu cara meminimalisir risiko dan memperoleh profit adalah dengan cara menerapkan strategi investasi. 

Berikut ini strategi investasi saham untuk pemula yang dapat kamu coba, agar mendapatkan profit jangka panjang:

1. Pelajari dan Pahami Istilah-Istilah di Dunia Investasi

Strategi investasi saham untuk pemula yang pertama tentu saja dengan mengenali dan mempelajari berbagai istilah di dunia investasi. Investasi tidak hanya saham saja, banyak metode lainnya, salah satunya adalah emas. 

Selain emas, ada saham dan reksadana yang menjadi rekomendasi investasi jangka panjang. 

Harga saham maupun reksadana cenderung stabil dan terjangkau, jika kamu mempelajarinya dengan benar. 

Nah, kamu wajib mengetahui istilah penting di dunia investasi, agar dapat memilih metode yang tepat. 

Pastikan kamu paham dasar-dasar investasi, jangan hanya sekadar ikut-ikutan tren. 

Pasalnya, seringkali masih banyak orang yang asal ikut tren dan tidak paham istilah investasi sehingga malah rugi sendiri.

Investasi saham umumnya memiliki tiga komponen utama, yaitu pialang, sekuritas, dan nasabah. 

Layaknya di bank, pengertian nasabah ini juga kurang lebih sama dengan yang ada di bank konvensional, kamu perlu membuka rekening saham di sekuritas.

Penting bagi kamu untuk memahami dasar-dasar istilah investasi, agar tidak kebingungan dan tentu saja memperoleh profit jangka panjang.

Jika kamu sudah memahami, maka langkah dalam menyusun strategi investasi saham untuk pemula dapat dengan mudah tercapai.

Baca juga: Investasi Saham Syariah bagi Pemula, Begini Caranya!

2. Ketahui Risiko Investasi Saham

Cara investasi saham untuk pemula berikutnya yaitu dengan mengetahui sekaligus mempelajari risiko-risiko yang ada. Hal ini penting agar kamu dapat meminimalisir risiko tersebut.

Meminimalisir risiko sangat penting untuk menyusun strategi berinvestasi di saham. 

Selain itu, mitigasi risiko juga dapat memperbesar peluang mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Analisis risiko membuatmu lebih yakin ketika memilih saham sebagai sarana investasi jangka panjang.

3. Tentukan Tujuan Berinvestasi

Dalam menyusun strategi investasi saham untuk pemula, menentukan tujuan investasi sangat penting dilakukan.

Menentukan tujuan dan menganalisis risiko investasi saham membuatmu lebih sigap dalam meminimalisir kerugian. 

Tentukan tujuan investasi dari awal, seperti, apakah kamu ingin investasi saham dalam jangka panjang atau jangka pendek. 

Hal tersebut krusial, karena antara investasi jangka panjang dan pendek tentu saja memiliki perbedaan mendasar.

Perbedaan mendasar keduanya yaitu mulai dari metode hingga tentunya keuntungan. 

Akibatnya, menentukan tujuan investasi harus dilakukan sedari awal, agar kamu dapat menyusun strategi yang tepat dalam berinvestasi.

Strategi menentukan tujuan investasi tidak melulu tentang efek compounding (keuntungan berlipat dari modal yang diinvestasikan), tetapi juga sebagai langkah pengamanan agar investasi tersebut dapat terawasi dan aman dalam jangka panjang.

Baca juga: Cara Beli Saham untuk Pemula Terbaru, Kamu Wajib Tahu!

4. Perhatikan Kondisi Pasar

Strategi investasi saham untuk pemula selanjutnya adalah dengan rutin memantau kondisi pasar. 

Kamu harus pandai menyusun strategi dalam memantau pasar, karena kondisi ekonomi tiap negara pasti berubah sepanjang waktu. 

Pasalnya, kondisi ekonomi suatu negara pasti berpengaruh terhadap pergerakan saham di pasar. 

Jika grafik pasar menunjukkan penurunan atau bahkan melemah, maka sebaiknya jangan membeli saham baru terlebih dahulu. 

Namun sebaliknya, saat grafik pasar saham menunjukkan penurunan, kamu bisa menyusun strategi untuk membeli lebih banyak saham-saham yang undervalue (murah), tetapi tetap menggunakan analisis.

Hal ini dilakukan agar kamu bisa mendapatkan average price dan tidak merugi di kemudian hari. 

5. Lakukan Analisa Fundamental Secara Mendalam

Sebagai investor pemula, disarankan untuk memilih satu hingga dua saham. 

Kamu dapat mempelajari analisis fundamental untuk menentukan saham mana yang bagus diinvestasikan jangka panjang. 

Dalam strategi investasi saham untuk pemula, yang terpenting adalah memiliki keterampilan dan pengetahuan tentang analisis fundamental. 

Analisis fundamental merupakan ilmu utama untuk mendapatkan profit dari investasi saham. 

Hal yang perlu kamu pelajari saat analisis fundamental antara lain seperti meninjau laporan keuangan, menentukan kriteria saham, manajemen modal, menyusun strategi value stock, melakukan perhitungan valuasi, dan mempertimbangkan harga saham.

6. Pilih Saham dari Emiten yang Potensial

Strategi investasi saham untuk pemula selanjutnya adalah dengan menentukan kualitas saham berdasarkan analisis. 

Dalam membeli suatu saham, kamu jangan hanya berkutat di pergerakan grafik nilai saham saja, tetapi harus menganalisis kualitas rekam jejak perusahaan tersebut.

Kamu perlu mengecek manajemen, laporan keuangan, hingga kualitas perusahaan tersebut. 

Jika sudah yakin, maka pastikan kamu menerapkan tiga prinsip kondisi sebelum memutuskan untuk membeli saham.

Prinsip kondisi yang pertama adalah beli saat harga sedang turun, walaupun dalam batas wajar (buy on weakness), lalu beli saat harga tinggi (buy in), dan beli saat harga turun, namun berpotensi naik signifikan di kemudian hari (buy on retracement).

Dalam membeli saham, kamu bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi di saham blue chip

Mengapa demikian? Karena saham blue chip rata-rata memiliki rekam jejak yang bagus, unggul, dan konsisten membagikan dividen tiap tahun. 

Namun, perlu kamu ketahui bahwa pasar blue chip memiliki peminat yang banyak sehingga grafiknya cenderung akan naik di saat nilai saham turun. 

Saham blue chip bagus untuk investasi jangka panjang, karena memiliki tren harga yang cenderung uptrend.

Baca juga: 9 Aplikasi Saham untuk Pemula yang Aman dan Terdaftar OJK!

7. Kenali Perusahaan yang Kamu Beli

Jika akhirnya memutuskan berinvestasi saham, maka kamu secara tidak langsung juga memiliki bagian dalam suatu perusahaan tersebut. 

Oleh karena itu, penting untuk mengenali suatu perusahaan yang akan kamu investasikan melalui saham. 

Jangan sampai kamu salah perhitungan dan tidak mengetahui track record perusahaan tersebut. 

Seperti yang telah dijelaskan di atas, proses mengenali perusahaan dapat dilakukan dengan cara analisis fundamental, memantau laporan keuangan, dan melihat manajemennya.

8. Mulai dengan Nilai Modal yang Wajar

Selanjutnya, jangan menggunakan modal yang besar jika kamu masih pemula. Mengapa demikian? 

Sebagai pemula, tentu kamu masih harus belajar banyak tentang analisa, memantau pasar, dan mempelajari istilah-istilah dasar. 

Strategi investasi saham untuk pemula salah satunya adalah jangan menggunakan modal dari uang panas (uang yang diperoleh dari gaji bulanan dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari). 

Bahkan sebisa mungkin, hindari hal tersebut. Lagipula, modal besar juga tidak menjamin keuntungan yang besar pula jika kamu tidak memahami betul bagaimana tekniknya.

Disarankan untuk memulai investasi saham dari modal kecil. Hal tersebut merupakan salah satu tips investasi saham untuk pemula. 

Selain itu, pemula kadang masih belum siap mentalnya ketika melihat pergerakan grafik pasar yang signifikan anjlok. 

Oleh karena itu, lebih baik memulai investasi dengan modal kecil, namun bertahap. 

Kondisi psikis juga akan lebih tenang apabila menggunakan modal yang kecil, hal tersebut merupakan strategi investasi saham untuk pemula.

Baca juga: Tips dan Cara Memilih Saham untuk Swing Trading agar Cuan

9. Lakukan Investasi secara Rutin dan Konsisten

Pastikan kamu melakukan investasi ini secara rutin dan konsisten dengan bekal ilmu yang telah dipelajari. 

Teruslah belajar dan tidak mudah merasa puas, jangan pula gampang tergoda oleh ego. 

Evaluasi apabila kamu mengalami kerugian, agar dapat meminimalisir di kemudian hari.

10. Perhatikan Waktu yang Tepat untuk Jual Beli

Selanjutnya, kamu perlu paham dan belajar tentang waktu ideal ketika ingin membeli maupun menjual saham. 

Saat pasar mengalami penurunan, maka segera pastikan untuk menjual lebih dini (cut loss) atau tetap menahannya.

Cut loss sebenarnya dapat meminimalisir kerugian lebih banyak, namun menahannya untuk mendapat keuntungan di kemudian hari juga tidaklah buruk. 

Kebingungan dalam mengambil keputusan akan teratasi apabila kamu pandai menganalisis dan menyusun strategi.

Silahkan kamu atur strategi berdasarkan analisis pergerakan grafik pasar. Tinjau dan analisis secara matang-matang. 

Selanjutnya, pastikan untuk menjual saham saat harganya sedang tinggi. Ingat, beli saat harga turun, jual saat harga tinggi.

11. Pastikan Kamu Punya Dana Darurat dan Asuransi

Strategi investasi saham untuk pemula yang terakhir adalah menyiapkan dana darurat dan asuransi. 

Dana darurat dan asuransi sangat penting untuk meminimalisir terjadinya kerugian. Selain itu, asuransi juga memberikanmu perlindungan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketika mempunyai dana darurat dan asuransi, maka kamu akan lebih tenang. 

Karena ketika mengalami kerugian, kamu tetap memiliki dana backup atau cadangan dari asuransi dan dana darurat. 

Hal tersebut juga sebagai upaya meminimalisir risiko di kemudian hari. 

Itu dia berbagai strategi investasi saham untuk pemula yang perlu kamu ketahui.

Meskipun saham merupakan jenis investasi yang cukup berisiko, namun kerugian masih dapat dihindari bila kamu mempelajari strateginya dengan baik.

Untuk itu, kamu bisa ikutan Financial Fitness Class di Ruang meNYALA dengan topik “How to Find You In Stock Market” pada hari Kamis, 29 September 2022 pukul 19.00 - 20.00 secara online melalui Zoom Meeting.

Kelas ini akan membahas tuntas mengenai hal-hal fundamental yang harus kamu ketahui sebelum memulai investasi saham, cara memilih, hingga tips and trick untuk pemula. 

Yuk,daftar sekarang!

Baca juga: Belajar Astrologi Keuangan, Indikator Analisis Saham

0 comments

MENYALA
PROMO

Nikmati berbagai promo menarik yang bikin kantongmu selalu financially fit!